ARTIKEL TERKAIT


SEBARKAN
ARTIKEL INI

BLOG MOBILBARU sangat ringan buka DI HP kamu

Contact Person:ceritakita8729@gmail.com

Akhirnya Terungkap, Digunung Inilah Ya'juj Dan Ma'juj di Penjara Oleh Iskandar Zulkarnain, Foto

Diposkan oleh supri haryanto



Akhirnya Terungkap, Digunung Inilah Ya'juj Dan Ma'juj di Penjara Oleh Iskandar Zulkarnain, Foto - Jadi sebelum saya menguraikan tentang kisah ya'juj dan ma'juj ini saya jelaskan dulu garis besar siapakah Ya’juj dan Ma’juj (Arab: يأجوج ومأجوج Yaʾjūj wa-Maʾjūj; Ibrani: גוג ומגוג; Ibrani: Gog dan Magog) adalah dua suku yang akan muncul pada akhir zaman. Mereka dikisahkan memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi, dan mereka akan berperang melawan Nabi Isa beserta pasukannya di bukit Thursina.

Kemunculan suku ini merupakan salah satu tanda besar kiamat menurut keyakinan umat Muslim.Nah jadi kisah tentang kaum ini terdapat dalam ajaran agama Yahudi, dan Kitab Kejadian umat Kristen. Ya’juj dan Ma’juj juga muncul dalam banyak mitologi dan cerita rakyat di banyak negara, di antaranya adalah legenda rakyat Britania Raya dan Irlandia.



Namun dalam pandangan Islam, para ulama  sepakat bahwa Ya’juj Ma’juj termasuk spesies manusia. Pada Surat Al-Kahfi:94 disebutkan Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan biadab. Jika mereka melewati perkampungan, membabat semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk.


"Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj892 itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" [18:94]


Karenanya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk, seperti kelanjutan dari Surat Al-Kahfi ayat 95-98:

"Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka."[18:95]

"Berilah aku potongan-potongan besi". Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu".[18:96]

"Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya."[18:97]

"Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar". [18:98]

Dari ayat ini, artinya dugaan banyak pihak yang menyebut tembok dan sosok Ya-juj dan Ma-juj adalah Tembok Besar China dan bangsa Mongol adalah suatu kesalahan. Sebab, tembok Cina sendiri terbuat dari batu-batu besar yang disusun, bukan dari besi. Dan tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh raja-raja Dinasti Han, Ming, dan seterusnya, sambung-menyambung, tidak satu masa seperti yang saya kutip dari situs TRIBUNNEWS.

Lantas pertanyaan sekarang, dimanakan tembok Zulkarnain? Dalam beberapa penelitian, Abdullah Yusuf Ali dalam Tafsir The Holy Quran menulis bahwa di distrik Hissar Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan kordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama Buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid.







Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang Cina menamakannya tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi. Hiouen Tsang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Pada tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa.


Persis seperti bunyi surah Al-Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu. Apapun keberadaan dinding penutup itu, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di pegunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam dan Rusia, terletak di Republik Georgia seperti yang saya kutip dari situs TRIBUNNEWS

Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Bilah (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang dibangun Iskandar Dzul Qurnain untuk memenjarakan Ya’juj Ma’juj terbuka.

Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Sallam ditemani 50 orang.



Penelitian itu menelan biaya besar, lebih kurang senilai 5.000 dinar. Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia dia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia.


Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan. Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj Ma’juj. Selama 27 hari Sallam mengarungi puing-puing di daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak.

Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Sallam kemudin pergi menuju pegunungan Ya’juj Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah.



Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah itu ditutupi tembok berpintu besi sekitar 50 meter. Penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj Ma’juj.


Ya’juj Ma’juj sendiri, menurut penuturan Syarif l-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu dan membunuh suku-suku yang lain. Mereka pembuat onar dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Mecedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.

Sallam juga pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil.

Setelah itu, Salla pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsik di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada khalifah. Menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat ibn Bathuthah, pegunungan Ya’juj Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya, di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.

BACA JUGA:

  1. Heboh, Firza Husein Akhirnya Mengakui Kalau Dirinya Ingin Menjadi Istri Habib Rizieq, Ini Buktinya
  2. Ini Bukti Rusaknya Cewek ABG Indonesia, Pamer Foto Me3ssuum di Facebook,Pakai Jilbab Lagi
  3. Inilah 3 Nama Bayi Dilarang Dalam Islam, Jangan Coba Memberi Nama Anak Seperti ini, Ini Akibatnya
  4. Inilah Amalan Yang Akan Langsung Menghapus Dosa Berzina

Ya’juj Ma’juj adalah bangsa yang berasal bukan dari bumi kita. Apa yang ditutup Dzul Qarnain dengan besi itu adalah sebuah portal antar ruang di semesta ini. Sehingga sampai kini penduduk bumi masih aman dari serangan bangsa lain dari luar planet bumi (baca: Alien). Sampai nanti suatu saat, ketika kiamat telah dekat, Alien-alien itu akan berhasil merontokkan tembok dan mereka bercampur baur dengan manusia bumi. nah begitulah,, semoga dengan artikel ini kita bisa menambah pengetahuan tentang sosok mahkluk ja'juj ma'juj dan artikel ini bisa kamu temui di:
akhir zaman ya'juj ma'juj,ya'juj ma'juj,ya'juj ma'juj adalah bangsa cina,ya'juj ma'juj cina,ya'juj ma'juj dajjal,ya'juj ma'juj dalam al quran,ya'juj ma'juj dalam injil,ya'juj ma'juj dalam islam,ya'juj ma'juj dan dajjal,ya'juj ma'juj ditemukan,ya'juj ma'juj menurut islam,ya'juj ma'juj sudah keluar,ya'juj ma'juj tembok cina




BERIKAN KOMENTAR KAMU TENTANG ARTIKEL INI

PENULIS: supri haryanto
MOBILBARU Updated at : 10:02 PM

{ 0 comments... blog ini DOFOLLOW or add one}


Post a Comment